in

7 Fakta Tentang Ka’bah Yang Tidak Diketahui Banyak Orang

fakta kabah

Siapa umat muslim yang tidak mengenal Ka’bah yang juga merupakan salah satu keajaiban dunia? Bahkan jutaan gambar berupa foto, kalender dan lukisan di seluruh dunia memajang tempat suci umat Islam ini. Ka’bah menjadi kiblat nya sholat yang sering dikunjungi umat muslim dari seluruh dunia setiap tahunnya, termasuk pada musim Haji seperti saat ini.

Namun Selain itu masih ada lagi beberapa fakta lainnya tentang Ka’bah yang belum banyak diketahui dan Tentu saja sangat menarik untuk anda ketahui. Inilah 7 fakta tentang Ka’bah yang ternyata belum diketahui oelah banyak orang.

1. Ka’bah Mengeluarkan Radiasi Tanpa ujung

Planet bumi mengeluarkan semacam radiasi yang kemudian diketahui sebagai medan magnet. Penemuan ini sempat mengguncang NASA (badan antariksa Amerika Serikat) dan temuan ini sempat dipublikasikan melalui internet, tetapi sayangnya 21 hari kemudian website tersebut hilang karena ada pihak yang menghapusnya. Radiasi itu tetap diteliti dan ternyata berpusat di kota mekah dan berasal dari tempat di mana Ka’bah berada, dan yang lebih mengejutkan radiasi tersebut ternyata bersifat infinit atau tidak berujung.

Hal ini terbukti ketika pihak NASA mengambil foto planet Mars, namun radiasi tersebut masih tetap terlihat. Para peneliti muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’bah di planet bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

2. Ka’bah merupakan Zero Magnetizm Area

Antara kutub utara dan kutub selatan pada suatu area yang bernama Zero Magnetizm Area, di mana artinya adalah Apabila seseorang mengeluarkan Kompas di area tersebut maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali, karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub. Iutlah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat akrena tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Dan oleh itulah Ketika seseorang mengelilingi Ka’bah maka orang tersebut seolah-olah dicharge ulang oleh suatu energi misterius. Ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

3. Ka’bah Merupakan Pusat Bumi

Dengan adanya beberapa hasil beberapa temuan tadi menunjukkan bahwa Ka’bah merupakan pusat bumi yang. Fakta ilmiah lainnya lain yang menunjukkan bahwa bumi berada di Ka’bah atau di Mekah dibuktikan secara ilmiah oleh seorang ilmuwan bernama Profesor Hussein Camel yang meneliti suatu cara untuk menentukan kiblat di kota-kota besar di dunia. untuk tujuan itu ia menarik garis-garis pada peta, Setelah itu ia mengamatu posisi ketujuh benua terhadap Mekkah dan jarak masing-masing yang memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyek garis bujur dan garis lintang. Ia kagum dengan apa yang ditemukan bahwa ternyata Mekah merupakan pusat bumi atau dunia.

Dengan menggunakan metode Matematik dan kaidah disebut Prince Husein, ia menyimpulkan kedudukan Mekkah betul-betul berada di tengah-tengah daratan bumi dan membuktikan bahwa bumi ini awalnya berkembang dari kota Mekkah. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan oleh injections Colors Of The Sun yang berpusat di Kairo dan diterbitkan dalam majalah Al Arabiyah pada tahun 1978.

4. Hajar Aswad Merupakan Batu Tertua di Dunia

Selanjutnya adalah mengenai Batu Hajar Aswad yang saat ini letaknya berada di sudut Tenggara Ka’bah. Hajar Aswad merupakan batu yang dalam agama Islam dipercaya berasal dari surga dan diturunkan oleh malaikan Jibril dan pertamakali diletakkan oleh Nabi Ibrahim.

Hajar Aswad berupa kepingan batu yang terdiri dari 8 keping yang terkumpul dan direkap dengan lingkaran perak. Baru ini memuliki aroma wangi yang unik dan ini merupakan aroma alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya. Dalam sebuah penelitian mengungkapkan bahwa batu hajar aswad meruapakn batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air.

Di sebuah museium di kerajaan Inggris, ada 3 potongan batu tersebut yang diambil dari Mekkah dan pihak museum menerangkan bahwa batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita. Dahulu kala batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh Jazirah Arab. Namun semakin lama sinarnya semakin redup dan sekarang berwarna hitam.

5. Lantai Di Masjidil Haram Selalu Dingin

Berikutnya adalah fakta mengenai lantai di Masjidil Haram yang selalu dingin meskipun cuaca di sekitarnya sangat panas. Umat Islam yang melakukan ibadah haji atau umroh, pada saat melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah ketika cuaca mencapai 40 hingga 42 derajat Celcius, tentu akan membuat siapa saja bercucuran keringat dan banyak menguras tenaga. Namun, faktanya adalah walaupun mengelilingi Ka’bah tanpa alas kaki sama sekali namun tepalak kaki tidak terasa panas sama sekali. Padahal tempat thawaf merupakan ruang terbuka di mana panas matahari langsung menerpa lantai marmer.

Hal tersebut sangat berbeda dengan lantai di jalan. Bila seseorang hendak keluar dari pintu Marwah, saat berjalan telapak kaki terasa sangat panas seperti berjalan diatas bara api. Oleh karena itu banyak orang yang berjinjit dan berlari kecil untuk menghindari panas tersebut.

6. Keluarga Pemegang Kunci Ka’bah Hingga Hari Kiamat

Setelah Nabi Muhammad berhasil menaklukkan Mekah, kepada beliau diberikan kunci Ka’bah yang telah diambil Ali Bin Abi Thalib dari Utsman bin thalhah. Uniknya, Nabi Muhammad tidak menjadikan kunci itu sebagai hak milik, namun justru menyerahkannya kembali kepada Utsman bin Thalhah yang keluarga dan leluhurnya telah menjadi pemegang kunci Ka’bah turun temurun selama berabad-abad, bahkan hingga anak cucu sampai generasi berikitnya hingga hari kiamat. Untuk itulah, keluarga Utsman bin Thalhah sampai saat ini selalu diakwal polisi dan dilindungi pemerintah Mekkah.

7. Ka’bah Pernah Berwarna Merah dan Putih

Kemudian fakta terakhir adalah mengenai warna kiswah Ka’bah atau kain kelambu penutup Ka’bah berwarna hitam dengan garis berwarna emas yang melingkar dan menajdi ciri khas Ka’bah. Warna ini membuat kita sangat sulit membayangkan seperti apa Ka’bah jika berwarna lain.

Namun, tahukah Anda sebelum kiswah Ka’bah berwarna hitam seperti sekarang ini, Ka’bah pernah ditutupi dengan kain berbagai warna seperti warna hijau, merah dan putih. Tradisi menutup Ka’bah dengan kiswah berwarna hitam dimulai sejak Khalifah Al Makmun dan kemudian diputuskan bahwa warna hitam hingga saat ini. Meskipun diganti setiap tahun tetapi warnanya tetap warna hitam.

kota terkutuk di dunia

5 Tempat Yang Diyakini Diazab Oleh Allah